Teks Bejalan

.::Selamat Datang di Website SENKOM Mitra POLRI Kabupaten Situbondo::. .::Empat Pilar Kebangsaan - Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.:: .::Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan::. .::Demi keselamatan anda & orang lain, jangan menggunakan Ponsel atau mengetik SMS saat mengendarai kendaraan::. .::Ngebut bukan berarti hebat, selamat sampai tujuan baru hebat, ingat keluarga menanti di rumah, ngebut maut menanti::. .::Ayo Dulur, Gotong Royong Mewujudkan Situbondo Lebih Baik::. .::Meningkatkan SDM yang Berjiwa Gotong-Royong, Kesetiakawanan Sosial dan Kepedulian terhadap Sesama untuk Penguatan NKRI::. .:: Nyopir Ojo Ngantuk, Ngantuk Ojo Nyupir ::. .:: Dengan Anda Tertib Berlalu Lintas Anda Sudah Menyelamatkan Diri Sendiri, Penumpang dan Orang Lain dijalan::. .:: Helm Bukanlah Topi, Ikatlah Selalu Dengan Baik di Kepala Anda::. .::Kerjasama Yang Baik Akan Membawa Hasil Yang Baik Pula, InsyaAllah ::. .:: Mewujudkan TeamWork Yang Profesional ::. .:: Senkom Bangga Bisa Turut Serta Menciptakan Suasana Yang Aman dan Mewujudkan Masyarakat Yang Tertib :: NKRI Harga Mati :: Siap-Selesai-Sukses :: Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh ::. .:: Mau Bertindak Anarkis, Tinggalkan Situbondo Sekarang Juga ::. .:: Ayo cak Berantas Kejahatan Bareng Bareng ::.

Jumat, 31 Mei 2013

Polda Jatim Persempit Gerak Teroris


Senkom.or.id | Surabaya : Wakapolda Jatim Brigjen Polisi Drs. Moechgiarto SH M.Hum membuka acara Silaturahim Kapolda dengan Tomas, Toga, Toda dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Selasa siang (28/5) di Gedung Mahameru Polda Jatim.


Hadir di acara ini pejabat Polda Jatim, Kasat Binmas se Jatim, Kadiskesbangpol, Ketua MUI Jatim, Senkom Mitra Polri, para Rektor Perguruan Tinggi se Jatim.


Dalam sambutan tertulis Kapolda yang dibacakan oleh Wakapolda dikatakan  bahwa situasi kamtibmas Jatim yang sangat kondusif ini supaya ditingkatkan, karena masalah kamtibmas bukan hanya tanggung jawab Polri tapi juga peran aktif masyarakat sangat dominan membantu.

Keterbatasan jumlah Polisi yang terbatas tidak mampu menangani semuanya, untuk lebih mewujudkan kamtibmas yang kondusif agar pos-pos kamling dihidupkan kembali, siskamling digalakkan lagi serta jangan lupa bila ada tamu 1 x 24 Jam supaya lapor.

Disampaikan juga bahwa dalam proses penegakan hukum saat ini sudah berubah, Polisi lebih mengedepankan manfaat, keadilan kemudian kepastian hukum. Proses penegakan hukum ini hanya dipegang oleh para Kapolsek, Kapolres, Kapolda juga kepala direktorat. 

Karo Ops Polda Jatim  Kombes Pol Drs Abdul Ghofur,SH.MH, mengatakan Extra Ordinary Crime adalah ungkapan untuk teroris dalam desertasinya untuk gelar Doktor masalah teroris.

Masalah teroris mendapat perhatian khusus karena sangat berbahayanya kejahatan ini, kejahatan ini dikalifikasikan dalam “ Man Made Desaster “ artinya penyerangan membabi buta tidak jelas yang dituju dalam kejahatan ini, tapi menyangkut semua orang yang ada di sekitar kejadian (TKP).

Dalam Undang-Undang no.15 2003 tentang teroris hukumannya sangat berat tapi hukuman tersebut tidak membuat takut pelaku atau calon pelaku, hal ini yang membuat sulit dalam membasmi teroris.

Mereka ditangkap dan diinterogasi tapi tidak takut dengan apapun. Tidak takut kehilangan anak, kehilangan istri, hanya satu tujuan jihad jika dapat membunuh dan jika mati akan dijemput bidadari, fakta di lapangan para teroris muncul karena kemiskinan, ketidakmampuan dan salah arah, tambah Ghofur. 

Lebih lanjut disampaikan oleh Ghofur, secara umum situasi kamtibmas di Jawa Timur sampai saat ini sangat kondusif, hal ini adalah berkat keterlibatan semua unsur masyarakat dan Polisi.

Dalam menjaga kamtibmas di Jatim, Polda telah melaksanakan 12 program operasi baik operasi terbuka maupun tertutup. Gangguan kamtibmas di Jatim dalam data Polda meliputi 4 unsur yang menjadikan konflik antara lain : konflik Ekososbud, konflik Sara , konflik sumber daya dan konflik wilayah. (AM)


www.senkom.or.id
Editor: Yusuf Em